Pengetahuan Teknologi

Bahaya Radiasi Untuk Tubuh Manusia

bahaya radiasi

Bahaya Radiasi Untuk Tubuh Manusia – Radiasi merupakan energi yang dilepaskan, baik dalam bentuk gelombang maupun partikel. Berdasarkan muatan listrik yang akan dihasilkannya setelah menumbuk objek tertentu, radiasi dibagi menjadi dua yaitu radiasi ion dan radiasi non-ion.

Radiasi non-ion mungkin lebih sering kita temui di sekeliling kita seperti gelombang radio, gelombang mikro (microwave), inframerah, cahaya tampak dan sinar ultraviolet. Sedangkan untuk kelompok radiasi ion antara lain yaitu sinar-X (CT- can), sinar gamma, sinar kosmik, beta, alfa dan neutron.

Bahaya dari radiasi biasanya lebih umum ditemukan pada jenis radiasi ion, karena sifatnya yang akan memberi substansi bermuatan listrik terhadap objek yang ditabraknya. Kondisi ini biasanya akan memberikan pengaruh, terutama jika objek tersebut adalah makhluk hidup.

Bahaya radiasi untuk manusia tergantung pada faktor ini

Penyusun tubuh makhluk hidup terkecil yaitu sel. Pada saat sel berinteraksi dengan radiasi ion, energi dari radiasi akan terserap ke dalam sel dan dapat mengakibatkan perubahan kimiawi pada molekul yang terkandung pada sel. Perubahan kimiawi seperti inilah yang dapat memicu terjadinya kelainan genetik yang lainnya. Bahaya radiasi terhadap tubuh manusia sendiri berbeda-beda, tergantung dari:

1. Sumber Radiasi

Paparan yang bersumber dari sinar kosmik biasanya cenderung dapat diabaikan, karena sebelum mencapai tubuh makhluk hidup, radiasi tersebut telah lebih dulu berinteraksi dengan atmosfer bumi.

Radiasi neutron biasanya hanya ditemukan pada reaktor nuklir, sedangkan radiasi beta hanya mampu untuk menembus kertas tipis. Begitu juga dengan radiasi alfa yang mampu menembus beberapa milimeter udara. Namun sinar-X dan sinar gamma, selain terdapat di sekitar manusia, sinar ini berbahaya jika berhasil memapari makhluk hidup.

Hal ini dapat dibedakan dengan radiasi yang Anda terima saat Anda melalui mesin scan tubuh di bandara (yang intensitasnya lebih rendah), dengan radiasi yang Anda terima jika Anda tinggal berdekatan dengan wilayah yang mengalami peristiwa nuklir, karena perbedaan jenis radiasinya.

2. Banyaknya Dosis Radiasi yang Diterima Oleh Tubuh

Pada dosis rendah, sel tubuh yang terpapar radiasi masih dapat memulihkan dirinya sendiri dalam waktu yang tidak begitu lama. Sel yang rusak selanjutnya akan mati dan digantikan oleh sel yang baru.

Namun pada dosis yang tinggi, sel yang rusak akan memperbanyak diri hingga menjadi sel kanker, terlebih jika pola hidup Anda mendukung untuk terpapar penyakit kanker seperti perilaku merokok, konsumsi makanan rentan karsinogen, dan sebagainya.

3. Lama Paparan

Paparan radiasi pada dosis yang tinggi dalam satu waktu atau dalam jangka pendek juga akan menimbulkan beberapa gejala (yang disebut sindrom radiasi akut) pada tubuh Anda seperti mual, muntah, diare, demam, lemas hingga pingsan, kerontokan rambut, kulit memerah, gatal, bengkak hingga terasa terbakar dan nyeri hingga kejang-kejang. Gejala ini tentu akan berbeda apabila Anda terpapar dalam jangka waktu lama.

Terkadang kepekaan tubuh seseorang juga mempengaruhi dampak paparan radiasi contohnya seperti, radiasi gamma sebanyak 400 rem yang akan menyebabkan kematian pada seseorang jika dipapari sebanyak dua waktu yang berbeda, dengan rentang waktu 30 hari. Namun, dosis yang sama malah tidak akan memberi efek apapun jika kita terpapar selama satu tahun dalam dosis merata yang lebih kecil.

Postingan Terakhir

Pengertian Erosi : Penyebab dan Dampaknya

yohanes

Mitos Yang Salah Terkait Makan Durian

yohanes

Jenis-jenis Angin dan Pengertiannya

yohanes

Leave a Comment